
Watampone, 7 Maret 2025 – SMP Negeri 1 Watampone menggelar shalat Dhuha berjamaah yang diikuti oleh 881 siswa pada hari ini. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan sekolah dengan melibatkan seluruh guru yang turut serta dalam shalat berjamaah. Pelaksanaan shalat Dhuha ini menjadi salah satu wujud pembinaan karakter dan spiritual siswa di lingkungan sekolah pada bulan suci ramadhan tahun 2025.
Shalat Dhuha berjamaah kali ini berlangsung khidmat meskipun diakhiri dengan suasana mendung dan gerimis ringan. Sebanyak 881 siswa tampak antusias mengikuti shalat yang dipimpin oleh salah seorang guru. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Watampone, Muhammad Arfah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di kalangan siswa dan guru selama 2 minggu dibulan suci ramadhan 2025
“Shalat Dhuha berjamaah memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. Secara spiritual, shalat Dhuha dapat mendatangkan ketenangan hati dan membuka pintu rezeki sebagaimana ajaran Rasulullah SAW. Secara sosial, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru, serta melatih kedisiplinan,” ujar Muhammad Arfah usai pelaksanaan shalat.

Setelah shalat selesai, kepala sekolah memimpin sesi briefing singkat bersama para guru. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Arfah menyampaikan beberapa temuan yang perlu diperbaiki berdasarkan laporan dari pengawas sekolah, Syam Arif. Temuan tersebut mencakup beberapa aspek pengelolaan kegiatan sekolah yang akan segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas pembinaan di SMP Negeri 1 Watampone.
Dalam sesi briefing yang berlangsung singkat karena gerimis mulai turun, beberapa guru sempat bertanya kepada kepala sekolah terkait teknis pelaksanaan shalat Dhuha dan shalat Dhuhur berjamaah ke depannya. Pertanyaan tersebut dijawab secara ringkas oleh Muhammad Arfah, yang menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus berupaya mengakomodasi kegiatan keagamaan dengan jadwal yang lebih teratur.
Meskipun briefing terpaksa dipersingkat akibat cuaca, semangat kebersamaan antara siswa dan guru tetap terasa. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung secara rutin sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter siswa yang religius dan bertanggung jawab di SMP Negeri 1 Watampone. (*awl)
